Memilih mesin las pertama kali seringkali membingungkan bagi pemula maupun pengelola bengkel las pemula. Saat ini, teknologi inverter IGBT telah menggantikan trafo las konvensional karena ukurannya yang jauh lebih ringkas, konsumsi daya yang hemat, dan kestabilan busur api yang luar biasa.

1. Sesuaikan dengan Daya Listrik (Watt)

Bagi penggunaan di rumah atau workshop kecil dengan daya 900 - 1300 Watt, pilihlah mesin las inverter dengan rentang 100A hingga 125A (seperti GB MMA-120 atau MMA-125). Mesin ini dapat beroperasi lancar dengan kawat las ukuran 2.0 mm hingga 2.6 mm tanpa memicu MCB trip.

2. Pahami Siklus Kerja (Duty Cycle)

Duty cycle menunjukkan berapa lama mesin dapat bekerja tanpa jeda dalam siklus 10 menit. Mesin dengan duty cycle 60% pada 120A berarti mesin dapat digunakan selama 6 menit nonstop pada ampere maksimal sebelum sistem proteksi panas (overheat protection) aktif mendinginkan sirkuit.

3. Fitur Proteksi Wajib

Pastikan mesin las Anda dilengkapi fitur Arc Force, Anti-Stick, dan Hot Start untuk mempermudah penyalaan busur awal dan mencegah kawat las menempel pada material kerja.